Tebar Rasisme Ke Warga Oba, GPM Malut Bakal Polisikan Syamsul Rizal

oleh -3 Dilihat

Porostimur.com, Tidore – Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Maluku Utara mengecam bakal calon Wali Kota Tidore Kepulauan M. Syamsul Rizal Hasdy yang diduga menebar rasisme terhadap warga Oba.

Pernyataan yang disampaikan oleh MSR dinilai tak hanya rasis, namun menyudutkan dan melecehkan warga Oba, Kota Tidore Kepulauan.

Dugaan pelecehan dan rasisme itu disampaikan Syamsul Rizal Hasdy, pada acara silaturahmi di Kelurahan Mareku, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan pada 23 September 2022 kemarin.

Sebelumnya, vidio yang berdurasi 02.05 menit itu, telah dibagikan oleh salah satu wartawan di grup WatshApp Mitra Pers. Video tersebut pun mendapat tanggapan dari Ardiansyah Fauzi.

“Ini pernyataan yang buruk sekali, rasisme tumbuh dari akal dan pikiran yang busuk. Sebagai orang yang lahir dan dibesarkan di Oba, pernyataan penghinaan ini sangat buruk. Orang yang beradab itu bersih dari pikiran-pikiran rasisme. Bagaimana mau bangun peradaban, kalau bicara penuh dengan racun rasisme,” tulis Ardiansyah.

Baca Juga  Operasi Patuh Kie Raha 2026, Polres Halsel Tilang 62 Kendaraan dan Berikan 405 Teguran

Tak hanya itu, ia menulis, “Dia (MSR) tidak sadar dan tidak paham, karena pemimpin tertinggi dan mursyid tarekat utama yang banyak melahirkan Joguru-joguru tarekat di Tidore, pernah berkontemplasi di Akelamo, Oba dan beberapa daerah lainnya, sebelum mentasbihkan diri menjadi mursyid dan membangun pasantren tarekat di Tidore. Justru dia (MSR), dikotomi kedua daerah, yang satu di wilayah suci dan satunya di wilayah kotor dengan menggunakan adegium tarekat, karena padahal pikirannya saja yang dangkal dan kotor,” bebernya.

No More Posts Available.

No more pages to load.