Temui Bawaslu MBD, Kapolda Maluku Minta Perkuatan Pengawasan Pilkada

oleh -46 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Refdi Andri, M.Si, meminta Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), untuk memperkuat pengawasan Pilkada.

Permintaan Orang nomor 1 Polda Maluku itu disampaikan saat bertandang di Kantor Bawaslu, usai dari Kantor yang juga berada di Kota Tiakur, MBD, Rabu (2/12/2020).

Kapolda datang tidak sendiri. Dia ditemani Karo Operasional, Direktur Intelkam dan Kabid Dokkes Polda Maluku, serta Wakapolres MBD. Kedatangan rombongan Kapolda diterima langsung oleh Ketua Bawaslu, Sekretaris dan para staff Bawaslu MBD.

“Kami minta untuk dimaksimalkan pengawasan dan perkuatan-perkuatan yang dilakukan KPU dan Bawaslu dalam menghadapi Pilkada,” pinta Andri dalam rapat pertemuan, sekaligus ajang silaturahmi tersebut.

Mantan Komandan Korps Satuan Lalu Lintas Polri ini berharap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di MBD tahun 2020 berlangsung aman, lancar, dan tertib.

Baca Juga  Selingkuh Dengan Perawat, Dokter M Kepergok Istri di Rumah Dinas

“Kita berharap pemilu bisa berjalan dengan lancar aman dan tertib,” ungkapnya.

Pilkada yang berlangsung jujur, adil, aman dan damai, kata Kapolda, mampu memajukan setiap daerah.

“Tujuan akhir dari Pemilukada ini adalah pembangunan daerah yang lebih maju,” terangnya.

Jenderal Bintang Dua Polri ini juga berharap agar pasca pelaksanaan Pilkada, persatuan dan kesatuan di MBD semakin kuat dan terjaga.

“Tetap jaga persatuan kesatuan, tunjukan bahwa kita mampu menjaga dengan baik sehingga terlihat pendewasaan demokrasi tanpa menciderai demokrasi,” harapnya.

Selain itu, Andri juga mengingatkan untuk memperhatikan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan Covid-19 sebagaimana peraturan yang berlaku.

“Jangan lupakan protokol kesehatan. Dalam proses pencoblosan pun jangan sampai terabaikan protokol kesehatannya. Karena pelaksanaan protokol kesehatan ini yang menjadi pembeda antara Pilkada tahun ini dengan tahun sebelumnya,” pungkasnya. (keket)