Tersandung Karma “Detik Lengah” Pembuka Aib Kejahatan”

oleh -17 Dilihat

A. “Detik Lengah” Aksi Penculikan G30S/ PKI “Kesrimpet” Langkah Kaki Polisi Sukitman

Tragedi berdarah penculikan 6 jenderal revolusi, 30 September 1965 yang dieksekusi secara keji oleh gerombolan PKI dan jasadnya dimasukkan ke sumur tua di Desa Lubang Buaya, Jakarta Timur, dilakukan sangat rahasia dan rapi. Menurut perhitungan mereka, jasad para jenderal tidak akan bisa ditemukan dalam jangka waktu lama atau bahkan selama-lamanya.

Namun hanya dalam hitungan 2 hari, sudah ditemukan tempatnya, berkah petunjuk Allah melalui perantara Polisi Sukitman.

Kisahnya, pada malam tragedi berdarah itu, Polisi Sukitman yang sedang berdinas jaga tidak jauh dari rumah D.I. Panjaitan, salah satu jenderal yang menjadi sasaran penculikan, ikut ditangkap dan diangkut ke Desa Lubang Buaya.

Namun, ia tidak ikut dieksekusi mati, karena para eksekutor menganggap Sukitman anggota PKI. Itulah skenario Allah yang sangat rapi melalui momen “Detik Lengah” sehingga saksi kunci yang menyaksikan peristiwa sejarah kelam diselamatkan Allah agar rahasia mereka cepat terbongkar.

Baca Juga  Utang Retasi Rp400 Juta Belum Dibayar, Proyek Bronjong Rp40,8 Miliar di Maba Terancam Mangkrak

B. “Detik Lengah” Aksi Kejahatan Jenderal Listyo Sigid Prabowo “Kesrimpet” Alat Sadap

Selasa malam, 3-11-2026 Mabes Polri melakukan konferensi pers mengumumkan bahwa mantan Kapolri, Jenderal Listyo Sigid Prabowo ditangkap dan ditahan di Mako Brimob dengan tuduhan melakukan aksi kejahatan berupa penyadapan telepon Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah nomor para pejabat penting.

No More Posts Available.

No more pages to load.