Tersandung Karma “Detik Lengah” Pembuka Aib Kejahatan”

oleh -17 Dilihat

Pada saat bapaknya masih berkuasa dan pengaruhnya masih kuat, semua cacat cela Gibran bisa ditutupi dengan mulus.

Bahkan, oleh bapaknya sudah dipersiapkan untuk melanggengkan jabatannya melalui Pilpres 2029 yang akan datang.

Namun janji Allah pada QS Al Isra, Ayat 81 pasti ditepati.
“Telah datang yang benar, dan yang batil telah hancur. Sungguh yang batil pasti hancur”

Janji Allah ditepati melalui perjuangan Prof. Denny Indrayana dkk di Mahkamah Konsituti (MK) dan Subhan Palal yang melakukan perjuangan di Mahkamah Agung (MA).

Kedua Mahkamah tertinggi di republik ini mengeluarkan putusan final Gibran Rakabuming Raka tidak memiliki ijazah SMA atau sederajat dan Surat Keterangan (Suket) penyetaraan pendidikan tidak sah.

Baca Juga  BKAD Halbar Luncurkan JANG BANTAH, 326 Bidang Tanah Aset Pemda Belum Bersertifikat

Kini posisi jabatan Wapres Gibran sedang oleng terhuyung-huyung menjelang jatuh tersungkur karena langkahnya “kesrimpet” selembar kertas ijazah.

D. Jokowi Dikepung “Detik Lengah”

Indonesia rusak parah selama dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kejahatan selama kepemimpinannya terlalu banyak disebutkan. Tapi mengapa hingga 2 tahun pasca lengser belum muncul “Detik Lengah” masa panen Tabungan Energi Negatif (TEN)?
Bahkan, perjuangan KRMT Roy Suryo dan dr. Tifa yang berusaha membuka tabir kepalsuan ijazah Jokowi belum menampakkan hasil?
Yang terjadi justru kedua aktivis tersebut diseret ke meja hukum.

No More Posts Available.

No more pages to load.