Thaher Hanubun: Guru yang Pulang Membangun Negeri

oleh -21 Dilihat

Dalam berbagai kesempatan, ia menegaskan pentingnya efisiensi anggaran. Ia menginstruksikan setiap OPD untuk menekan biaya perjalanan dinas dan memotong anggaran seremonial, sesuai arahan Inpres dan edaran Kementerian Dalam Negeri. Baginya, uang rakyat harus kembali ke rakyat.

Tak hanya bicara di podium, Thaher juga menyusuri jalan-jalan desa bersama Forkopimda dalam kegiatan touring kemanusiaan. Dalam momen Ramadan, ia membagikan beras kepada masyarakat di Kecamatan Hoat Sorbay. Ia memilih berbuka bersama rakyat, bukan di gedung megah, tapi di pelataran rumah dan tenda-tenda sederhana.

Warisan Kepemimpinan: Antara Tegas dan Mengayomi

Figur Thaher Hanubun dikenal tegas namun membumi. Dalam menghadapi kekerasan kelompok di kalangan pemuda, ia tidak hanya menyerahkan pada aparat keamanan, tetapi mengajak para orangtua untuk kembali mengambil peran.

Baca Juga  Karantina Maluku Musnahkan 213 Bibit Tanaman Ilegal dan 414 Sampel Laboratorium

“Ajak anak-anak bicara. Rumah harus jadi ruang dialog pertama,” ujarnya. Ia sadar, keamanan bukan hanya soal patroli malam, tapi tentang membangun iklim keluarga dan komunitas yang sehat.

Di tengah tantangan APBD yang terbatas, ketimpangan pembangunan antar wilayah, dan ekspektasi tinggi dari generasi muda, Thaher mencoba menjahit semua menjadi satu kain kebijakan yang berpihak kepada akar: rakyat, budaya, dan masa depan.

No More Posts Available.

No more pages to load.