Tidore-Spanyol Perkuat Diplomasi Sejarah: Sister City hingga Revitalisasi Cagar Budaya

oleh -187 views
Foto Bersama Dubes Kerajaan Spanyol, Francisco de Asis Aguilera Aranda dan Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen di Prasasti Magelhaens Circum Navigation

Sultan Tidore: Ini Penghormatan terhadap Sejarah Bersama

Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, Sultan Tidore H. Husain Sjah, juga hadir dan menyampaikan sambutan hangat kepada delegasi Spanyol.

“Selamat datang di Tidore. Kunjungan ini lebih dari seremoni—ini adalah penghormatan terhadap sejarah dan harapan untuk masa depan yang lebih erat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa sejarah panjang interaksi antara Tidore dan Spanyol adalah bagian dari memori kolektif yang harus dijaga, tidak hanya oleh kedua bangsa, tetapi juga oleh generasi mendatang.

Dubes Spanyol Apresiasi Komitmen Tidore

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Duta Besar Spanyol Mr. Francisco Aguilera menyatakan kekaguman dan apresiasinya terhadap upaya Pemerintah dan masyarakat Tidore dalam menjaga dan memelihara warisan sejarah bersama.

Baca Juga  5 Kegiatan Prioritas Strategis Halbar 2026, Fokus Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan

“Kerja sama antara Spanyol dan Tidore bukan hanya soal masa lalu, tapi soal warisan untuk anak cucu kita. Kunjungan ini adalah langkah awal untuk membangun jembatan masa depan yang kuat,” tegas Aguilera.

Ia berjanji akan menyampaikan seluruh usulan dan semangat kerja sama ini kepada Pemerintah Pusat di Madrid, dan menyatakan kesiapan Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta untuk menjadi penghubung diplomasi sejarah yang lebih progresif ke depan.

Kunjungan diplomatik ini menjadi angin segar bagi penguatan identitas sejarah Tidore dalam kancah global. Dengan memanfaatkan warisan sejarah bukan sekadar sebagai nostalgia, tetapi sebagai landasan kerja sama antarbangsa, Tidore menunjukkan bahwa kota kecil di Timur Indonesia ini tetap memiliki peran besar dalam diplomasi budaya dunia. (red)

No More Posts Available.

No more pages to load.