Porostimur.com, Jayapura — Tangis keluarga mengiringi kepulangan jenazah korban penembakan di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Dua jenazah korban kembali diberangkatkan menuju kampung halaman masing-masing pada Jumat (11/9/2026), setelah insiden penembakan yang terjadi dua hari sebelumnya.
Kedua korban yang dipulangkan tersebut yakni Alfonsius Albinus Mehan (35), aparatur sipil negara (ASN) asal Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Aprida Rapi (49), Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.
Jenazah Alfonsius diberangkatkan dari Bandara Wamena sekitar pukul 11.00 WIT menuju Makassar. Setelah bermalam di Makassar, jenazah dijadwalkan melanjutkan penerbangan menuju Labuan Bajo pada Sabtu (12/9/2026).
Dari Labuan Bajo, jenazah kemudian akan dibawa melalui jalur darat menuju Maumere, Kabupaten Sikka.
Setibanya di Maumere, jenazah Alfonsius akan disemayamkan di rumah orang tuanya di Wailiti, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat.
Pada hari yang sama, jenazah Aprida Rapi dipulangkan menggunakan penerbangan Trigana Air menuju Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan.
Sementara itu, jenazah Wili Mbuik (25), CPNS Kabupaten Jayawijaya yang turut menjadi korban dalam insiden tersebut, telah lebih dahulu dipulangkan pada Kamis (10/9/2026) menuju kampung halamannya di Kabupaten Rote Ndao, NTT.











