Berdasarkan informasi awal yang diterima aparat keamanan, penembakan terhadap pilot dan pembakaran pesawat diduga dilakukan oleh kelompok OPM XVI/Yahukimo yang dipimpin Elkius Kobak. Dugaan tersebut masih didalami dalam proses penyelidikan.
Pengamanan Diperketat
Selain memburu para pelaku, Koops TNI Habema bersama unsur terkait memperkuat pengamanan di sekitar Bandara Ipdeheik dan wilayah sekitarnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan masyarakat sekaligus memastikan pelayanan penerbangan perintis di Papua tetap berjalan. Pengamanan juga ditujukan untuk mendukung proses penyelidikan dan penegakan hukum.
Wakil Panglima Koops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pilot PT AMA Air dan menegaskan bahwa operasi saat ini difokuskan pada evakuasi korban, pengamanan lokasi, perlindungan masyarakat, serta penegakan hukum terhadap para pelaku.
“Kami menyampaikan dukacita yang mendalam kepada keluarga almarhum. Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan lokasi, melindungi masyarakat, serta mendukung proses penegakan hukum terhadap para pelaku. Melalui Operasi Khusus Perebutan Cepat dan SAR Taktis, kami memastikan proses evakuasi dapat dilaksanakan secara cepat, aman, dan profesional,” ujar Riyanto.











