Minggu lalu dia mengundurkan diri. Kemarin saya baca dia ditemukan sudah meninggal.
Tragis. Dan, media-media Inggris, yang membantu mengamplifikasi kasus Jason Ardy kemudian rame-rame memberitakan tragedi ini. Para politisi, mulai dari PM Inggris hingga ke Walikota London semuanya mengecam. Mereka menyalahkan Cambridge yang tidak memeriksa terlebih dahulu latar belakang Jason Ardy dan tidak teliti menelisik disertasinya.
Di luar sana, dunia akademik itu keras. Ini adalah dunia yang memang secara penghasilan tidak akan membuat Anda kaya raya. Anda tidak akan bisa mendapat 0,1 persen kekayaan Elon Musk atau Bill Gates dengan menjadi akademik (dosen).
Namun persaingan sangat tinggi. Jalan untuk ke sana sangat terjal. Orang dilatih bertahun-tahun. Pada tahun-tahun awal, orang hidup dengan upah minimum dan kerja keras melebihi batas jam kerja.
Ketika sudah mendapat posisi tetap, hidup memang menjadi lebih nyaman. Namun itu tidak berkelebihan juga. Beberapa kawan saya yang menjadi profesor masih harus menghitung ketat pengeluarannya.
Dan, di sana ada hirarki. Ketika Anda menulis buku dan buku itu menarik perhatian banyak orang serta dipakai sebagai rujukan di kelas-kelas, di sanalah Anda bisa naik ke kasta Brahmana. Ini akan sangat terlihat di konferensi-konferensi. Ruang ceramah Anda akan penuh sesak. Sementara, ilmuwan junior — atau yang selamanya junior — hanya akan diisi satu dua orang. Itu pun biasanya adalah kolega-kolega terdekat.










