Trump Kembali Berulah: Kali ini Sebut AS Harus Ambil Alih Gaza

oleh -3 Dilihat
Presiden AS Donald Trump berada di Qatar. Foto/anadolu

Presiden AS mengisyaratkan kesepakatan mengenai program nuklir Iran sudah dekat, yang berpotensi menghindari konflik militer, perkembangan yang menyebabkan harga minyak anjlok di tengah optimisme baru untuk diplomasi.

“Kami tidak akan membuat debu nuklir di Iran,” ujar Trump. “Saya pikir kami hampir mencapai kesepakatan tanpa harus melakukan ini,” papar dia, merujuk pada kemungkinan aksi militer.

Harga minyak turun lebih dari 3% menyusul pernyataan Trump, karena pasar menanggapi prospek terobosan dalam negosiasi AS-Iran.

Iran telah mengadakan empat putaran pembicaraan dengan pemerintahan Trump, yang telah berupaya mencegah ancaman serangan militer Israel terhadap program nuklir Teheran.

“Anda mungkin membaca berita hari ini tentang Iran. Itu semacam kesepakatan dengan persyaratan,” ungkap Trump kepada wartawan, meskipun ia tidak menyebutkan perjanjian yang dimaksudnya.

Baca Juga  Remaja 14 Tahun di Halmahera Utara Hilang Sejak 7 September, Polisi Sebar Ciri-Ciri Jihan Lakoni

Menurut ABC News, Ali Shamkhani, penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan Teheran siap menyerahkan persediaan uraniumnya yang sangat diperkaya sebagai imbalan atas pencabutan sanksi AS.

Mendorong Diplomasi

Trump memuji Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, karena memainkan peran penting dalam mendorong diplomasi.

No More Posts Available.

No more pages to load.