Turun Gunung

oleh -204 views

Genderuwo disebut oleh Partai Demokrat sebagai pembegal mereka yang diusung sebagai capres/cawapres bersama partai koalisi. Tampak Partai Demokrat, utamanya SBY, akan benar-benar serius mengawalnya. Tidak membiarkan pemilu dibuat dengan penuh kecurangan.Partai Demokrat, sepertinya bersama PKS, akan berkoalisi. Tentu dua partai ini masih belum memenuhi ambang batas bisa mencalonkan capres/cawapresnya sendiri. Tapi sepertinya jika melihat hasil Rakernas Partai Nasdem yang lalu, nama Anies Baswedan merupakan satu nama yang paling banyak dipilih untuk diusung sebagai capres. Disamping nama Ganjar Pranowo dan Andika Perkasa.

Jika Partai Demokrat dan PKS jelas mengusung Anies Baswedan sebagai capres, maka pilihan yang sama dengan Nasdem bisa disatukan dalam satu koalisi. Penjajakan koalisi dengan Partai Nasdem sudah jauh hari digodok bersama, baik Partai Demokrat maupun PKS. Sepertinya tinggal dikerucutkan saja siapa cawapresnya. Meski nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), ketua umum Partai Demokrat, digadang-gadang muncul sebagai cawapres.

Baca Juga  Aliansi Ormas Islam Desak Pemerintah Copot Ade Armando dan Grace Natalie dari BUMN

Semua serba kemungkinan untuk bisa direalisir maupun sebaliknya. Parameternya bukan semata samanya platform, tapi juga perlawanan keras “genderuwo” yang tidak menginginkan munculnya capres/cawapres diluar yang dikehendaki, sebagaimana yang disinyalir SBY.

No More Posts Available.

No more pages to load.