Kota Tual sebagai Simpul Ekonomi Timur
Umar juga menyoroti posisi strategis Kota Tual sebagai pusat pertumbuhan di kawasan timur Indonesia. Ia menyebut kota ini sebagai mozaik sejarah dan harapan, dengan potensi besar di sektor perikanan, budidaya rumput laut, serta pariwisata pesisir.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa berbagai tantangan masih harus dihadapi, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang belum inklusif, angka pengangguran, hingga kualitas layanan pendidikan dan kesehatan yang perlu ditingkatkan.
Kawal Program dan Percepat Listrik Desa
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap program pembangunan yang sedang berjalan, seperti penanganan kawasan kumuh, pembangunan rumah subsidi, serta peningkatan fasilitas pendidikan.
Menurutnya, program-program tersebut harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain itu, Umar menyoroti persoalan ketersediaan listrik di sejumlah wilayah, khususnya di kawasan Tayando dan sekitarnya yang masih belum menikmati layanan listrik selama 24 jam.
“Ini menjadi perhatian serius, dan Insya Allah akan kita dorong bersama agar segera terealisasi demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya. (Megarivera Renyaan
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









