Ia menambahkan, dari sisi pengembangan institusi, partisipasi mahasiswa internasional turut memberikan kontribusi strategis dalam peningkatan mutu akademik dan penguatan akreditasi program studi.
“Khususnya Program Studi Fisika yang saat ini telah meraih akreditasi unggul. Ini tentu menjadi modal penting dalam upaya menuju akreditasi internasional,” katanya.
Dorong Akreditasi Internasional
Fredy juga menjelaskan bahwa kehadiran mahasiswa internasional menjadi salah satu aspek pendukung dalam mendorong jurusan dan program studi menuju akreditasi internasional.
Ia menyoroti Program Studi Rekayasa Instrumentasi dan Automasi yang baru berjalan satu semester dengan jumlah mahasiswa sembilan orang, namun sudah menunjukkan prospek yang sangat positif.
“Ketertarikan mahasiswa asing terhadap program studi baru ini menjadi indikator kuat bahwa kurikulum dan arah pengembangan keilmuan yang ditawarkan memiliki daya saing global,” tegasnya.
Pertama Kalinya di Jurusan Fisika
Sementara itu, Ketua Jurusan Fisika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Pattimura, Ronaldo Talapessy, S.Si., M.Sc., Ph.D, menjelaskan bahwa kedua mahasiswa tersebut akan mengikuti kegiatan akademik selama kurang lebih lima bulan di Universitas Pattimura.
“Mereka akan mengikuti aktivitas akademik di Program Studi Fisika dan Program Studi Rekayasa Instrumentasi dan Automasi,” jelas Ronaldo.









