Porostimur.com, Kuwait City – Serangan Iran terhadap pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Kuwait ternyata jauh lebih serius dari yang selama ini terungkap. Serangkaian serangan rudal dan drone dilaporkan memaksa pasukan AS meninggalkan Camp Buehring, salah satu pangkalan penting yang menjadi tempat konsentrasi pasukan Angkatan Darat AS di kawasan tersebut.
Fakta itu terungkap setelah CBS News mempublikasikan rekaman video dan kesaksian sejumlah personel militer AS yang berada di pangkalan tersebut ketika serangan berlangsung.
Rekaman yang dibuat oleh tentara AS itu memperlihatkan sejumlah drone Iran menghantam kawasan Camp Buehring. Sejumlah bangunan dan peralatan militer tampak mengalami kerusakan akibat serangan.
Camp Buehring berada sekitar 40 kilometer dari perbatasan Kuwait-Irak dan menjadi salah satu fasilitas militer penting AS di kawasan Teluk.
CBS News, Rabu (7/10/2026), menyebut rekaman tersebut telah diverifikasi melalui metadata yang tertanam di dalam video serta dicocokkan dengan gambar kondisi pangkalan setelah serangan.
Serangan terjadi pada awal perang AS-Israel melawan Iran yang dimulai pada 28 Februari. Pangkalan tersebut kemudian berulang kali menjadi sasaran rudal balistik dan drone Iran.











