Video berakhir dengan catatan simbolis yang mencolok. Dalam adegan terakhirnya, Momry muncul sebagai pemimpin Hamas Yahya Sinwar—yang terlihat duduk dengan tenang di kursi sebelum dengan menantang melemparkan tongkat ke pesawat nirawak Israel yang mendekat, sebuah referensi ke momen yang dibagikan secara luas sebelum kematiannya yang dilaporkan tahun lalu.
Pria bertopeng dengan keffiyeh juga muncul dari sebuah terowongan dan menculik karakter Israel yang diperankan Momry. Sebuah layar, yang sebelumnya menampilkan bendera Israel, diganti dengan bendera Palestina, melengkapi sindiran tersebut dengan anggukan kepada perlawanan Palestina.
Reaksi Video Musik Ini Beragam
Video tersebut telah memicu reaksi beragam secara daring—dipuji oleh banyak orang yang melihatnya sebagai kritik berani terhadap kelambanan pemerintah Arab, sementara yang lain menuduh Momry terlalu dekat dengan Houthi, kelompok yang didukung Iran di Yaman yang telah melancarkan serangan terhadap Israel untuk mendukung Gaza.
“Pekerjaan yang luar biasa, sangat efektif melawan musuh dan orang-orang munafik. Teruskan,” kata salah satu pengguna X.
“Anda lupa menyertakan raja Maroko,” kata pengguna X lainnya.
Ini bukan pertama kalinya Momry menggunakan sindiran untuk mengomentari geopolitik. Pada tahun 2024, dia merilis lagu lain berjudul “Ship, Ship“, yang mengolok-olok serangan udara AS-Inggris di Yaman dan serangan Houthi di jalur pelayaran Laut Merah.











