Porostimur.com, Milan – Wacana yang menyebut Timnas Italia berpeluang menggantikan Timnas Iran di Piala Dunia FIFA 2026 menuai respons keras. Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, menilai ide tersebut sebagai sesuatu yang memalukan.
Italia dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2026, menandai absennya Azzurri dalam tiga edisi beruntun. Situasi itu turut mendorong Gravina mengambil keputusan mundur dari jabatannya sebagai Presiden FIGC.
Iran Dipastikan Tetap Tampil
Piala Dunia 2026 sendiri akan digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Sempat muncul spekulasi bahwa Iran bisa dicoret akibat ketegangan geopolitik dengan Amerika Serikat.
Namun, Timnas Iran dipastikan tetap ambil bagian. Presiden FIFA, Gianni Infantino, bahkan telah memberikan jaminan atas keikutsertaan tim berjuluk Team Melli tersebut.
Gravina: Ide yang Tidak Masuk Akal
Menanggapi isu tersebut, Gravina menegaskan bahwa gagasan Italia menggantikan Iran sama sekali tidak berdasar.
“Ide itu terdengar seperti khayalan dan memalukan. Kami berjuang demi gairah para penggemar Italia, yang menjadi satu-satunya pihak yang pantas berada di Piala Dunia,” ujarnya kepada La Gazzetta dello Sport.
Mundur sebagai Bentuk Tanggung Jawab
Gravina juga menjelaskan bahwa keputusannya mundur bukan karena tekanan, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab moral atas kegagalan tim nasional.











