Wagub Maluku Dorong Pemuda Muhammadiyah Jadi Motor Pendidikan dan Pertanian

oleh -108 views

“Sekitar 30 ribu mahasiswa di Ambon menghabiskan rata-rata Rp2,5 juta per bulan untuk biaya hidup seperti kos, transportasi, dan konsumsi. Ini berarti perputaran uang sekitar Rp75 miliar per bulan atau Rp900 miliar per tahun. Jika dihitung untuk seluruh Maluku dengan sekitar 100 ribu mahasiswa, totalnya bisa mencapai Rp2,4 triliun per tahun,” urai Vanath.

Ia menambahkan, keamanan dan mutu pendidikan perlu dijaga agar orang tua merasa yakin menyekolahkan anak-anaknya di Maluku.

“Kita harus memastikan daerah ini aman dan kualitas pendidikannya meningkat, supaya orang tua lebih nyaman anaknya berkuliah di Maluku,” tegasnya.

Pertanian, Sektor Masa Depan yang Tak Tergantikan

Selain pendidikan, Wagub juga menekankan pentingnya sektor pertanian sebagai kekuatan ekonomi masa depan. Ia menegaskan, pertanian adalah sektor yang tidak bisa digantikan oleh teknologi apa pun dan jika dikelola dengan baik, mampu memberikan kesejahteraan berkelanjutan.

“Saya sendiri berasal dari keluarga petani, dan saya yakin pertanian adalah sektor masa depan yang tidak tergantikan oleh teknologi apa pun,” ujar Vanath.

Baca Juga  Iran Ancam Serangan “Panjang dan Menyakitkan” Jika AS Kembali Menyerang

Ia mencontohkan tren global, di mana produk berbasis santan mulai menggantikan susu di berbagai industri minuman. Fenomena ini, kata Vanath, membuka peluang besar bagi produk turunan kelapa di Maluku.

No More Posts Available.

No more pages to load.