Porostimur.com, Jakarta – Provinsi Maluku merupakan provinsi dengan pencapaian energi baru terbarukan (EBT) terendah di Indonesia. Berdasarkan data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia, pencapaian EBT Provinsi Maluku, hanya sebesar 0,17%.
Sementara provinsi dengan dengan pencapaian EBT tertinggi adalah Provinsi Kalimantan Tengah, sebesar 35,83%.
Diketahui, persentase bauran energi tertinggi di Indonesia pada tahun 2023 masih dipegang oleh batubara, yaitu sebesar 40,46%. Namun, persentase tersebut terus menurun dari tahun sebelumnya yang sebesar 42,38%.
Ketua DEN Djoko Siswanto mengatakan, pemerintah berusaha meningkatkan bauran energi dari sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan dengan menurunkan persentase bauran energi batu bara.
“Pemerintah terus berupaya untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap energi fosil,” ujar Djoko Siswanto, melalui keterangan tertulisnya yang diterima, Kamis (18/1/2024).
Berdasarkan data DEN, persentase bauran energi tertinggi tahun 2023 masih didominasi Batubara (40,46%), Minyak Bumi (30,18%), Gas Bumi (16,28%), EBT (13,09%). Prosentase energi baru terbarukan (EBT) meningkat 0,79% sehingga menjadi 13,09% pada tahun 2023. Namun realisasi tersebut masih di bawah target yang ditetapkan sebesar 17,87%.









