Wagub Maluku Hadiri Apel Gelar Pasukan Oparesi Ketupat 2025

oleh -169 views

Lebih lanjut, Kapolda menjelaskan bahwa berbagai kebijakan pemerintah, seperti diskon tarif tiket dan tol, kebijakan work from anywhere (WFA), serta perpanjangan libur sekolah, turut mendorong peningkatan jumlah pemudik. Pemerintah memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 28-30 Maret 2025, sedangkan puncak arus balik diperkirakan pada 5-7 April 2025.

Untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran, Polri bersama TNI dan pemangku kepentingan lainnya menggelar Operasi Ketupat 2025 dengan tema “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”. Operasi ini akan berlangsung pada 23 Maret hingga 8 April 2025 untuk 8 Polda prioritas, serta 26 Maret hingga 8 April 2025 untuk 28 Polda lainnya.

“Operasi ini melibatkan 164.298 personel gabungan dan akan menempati 2.835 pos pengamanan dan pelayanan, yang terdiri dari 1.738 Pos Pengamanan, 788 Pos Pelayanan, dan 309 Pos Terpadu,” jelas Kapolda.

Baca Juga  UEFA Tunjuk Daniel Siebert Pimpin Final Liga Champions 2025/2026

Petugas akan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik serta mengamankan 126.736 objek pengamanan, termasuk masjid, lokasi salat Idulfitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.

Untuk mengurai kepadatan arus mudik, rekayasa lalu lintas seperti ganjil-genap, contra flow, dan one way system akan diterapkan berdasarkan pemantauan CCTV, traffic counting, serta laporan petugas di lapangan secara real-time.
Selain pengamanan mudik dan Lebaran Idulfitri, dalam amanatnya, Kapolri juga menyoroti pentingnya stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok serta BBM selama masa mudik Lebaran.

No More Posts Available.

No more pages to load.