Wai Riuwapa Tiga Tahun Digali, Debu Ganggu Puskesmas Kairatu

oleh -66 Dilihat
Aktivitas penggalian material yang diduga merupakan galian C di kawasan Sungai Wai Riuwapa, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), kembali menuai keluhan.

Polisi Sempat Datang, Aktivitas Disebut Mendadak Berhenti

Maria mengungkapkan, pada Jumat malam, polisi sempat mendatangi lokasi aktivitas penggalian di kawasan Sungai Wai Riuwapa.

Menurut dia, kedatangan aparat membuat aktivitas di lokasi tersebut mendadak berhenti.

“Tadi malam polisi datang tinjau aktivitas di Sungai Wai Riuwapa, samua lari kocar-kacir,” kata Maria.

Ia berharap kedatangan polisi tersebut tidak berhenti sebatas peninjauan lapangan. Menurutnya, aparat perlu menindaklanjuti dengan pemeriksaan terhadap pihak yang melakukan aktivitas pengambilan material, termasuk memastikan dokumen perizinan dan dasar hukum kegiatan tersebut.

Jika ditemukan adanya pelanggaran, Maria meminta aparat mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku.

Alat Berat Kembali Muncul

Sorotan semakin menguat setelah pada Sabtu (8/8/2026) kembali terlihat alat berat yang disebut datang dari arah Masohi dan kemudian diparkir di sekitar kawasan Puskesmas Kairatu.

Baca Juga  Irfan Karim Pimpin FPTI Halmahera Timur 2025–2029, Bidik Prestasi dan Fasilitas Panjat Tebing Standar

“Hari ini juga ada alat berat yang datang dari Masohi, tapi katong seng tahu dari perusahaan apa. Dong parkir dekat puskesmas sini,” ungkapnya.

Keterangan tersebut memunculkan pertanyaan baru mengenai identitas pemilik atau operator alat berat tersebut serta tujuan keberadaannya di kawasan Kairatu.

Namun, informasi mengenai asal alat berat dan pihak yang mengoperasikannya masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut.

No More Posts Available.

No more pages to load.