Kopi Dabe dan Taburan Rempah

oleh -536 views

Oleh: Almansyur Armain, Pegiat Literasi dan Jurnalis

Kopi menjadi minuman tren di masyarakat Ternate dan Tidore. Ia sering dinikmati pada pagi, siang, dan malam hari. Hal ini terbukti dari banyaknya warung kopi dan kedai yang berada di Ternate dan Tidore.

Kopi hitam merupakan minuman kopi yang paling disukai oleh anak muda di Ternate. Biasanya, penjual kopi hitam terdapat di cafe, restoran hingga trotoar. Salah satu kafe ternama di Kota Ternate ialah Jalan Roda (Jarod). Di cafe itu anak-anak muda, mahasiswa, akademisi, politisi, jurnalis, hingga dosen menjadi ruang bertukar pengetahuan.

Seingat saya, waktu masih bermahasiswa, Jarod tak sekedar menjadi tempat penikmat kopi, namun sebaliknya, Jarod bagian dari interaksi dan komunikasi para kepentingan negeri dengan sebutan empat kesultanan, yaitu pulau Ternate dengan sebutan kerajaan“Alam Makolano”. Sebagaimana disebutkan Gloria Setyvani Putri, dalam jurnal Scientific Reports,edisi Kompas pada Kamis (15/11/2018), artiklenya menulis,kegemaran dan sensitivitas terhadap rasa pahit kopi bukan cuma soal selera. Namun, susunan genetik juga berperan besar.

Minuman kopi, sebagaimana di Maluku Utara juga hampir sama seperti terdapat di kota-kota lainnya. Tetapi racikan minuman kopi itu, berbeda seperti dengan apa yang ditemukan di berbagai warung. Kesukaan kopi bagi anak muda saat ini, terlalu menggatungkan rasanya terhadap mahal dan murahnya kopi. Bahkan ada jenis kopi yang harus dipilih hendak rehat, baik di siang maupun malam.

No More Posts Available.

No more pages to load.