14 Peserta Ikuti Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Tahap Lanjutan di Pemkot Ambon

oleh -113 views
Link Banner

Porostimur.com – Ambon: Sebanyak 14 peserta mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama tahap lanjutan mulai hari ini, Senin 18 Oktober-22 Oktober 2021.

Para pejabat yang juga anak Negeri Maluku itu akan berkompetisi mengisi 3 posisi yakni Sekretaris Kota (Sekot), Kepala Dinas Lingkungah Hidup dan Persampahan (DLHP) dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon.
Dengan rincian, 6 orang untuk posisi Sekot Ambon, dan masing-masing 4 orang untuk posisi Kepala Dinas.

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy saat membuka kegiatan mengatakan alasan seleksi terbuka atau pendaftaran secara Nasional yakni untuk mendapat individu yang terus berinovasi dan kebijakan.

“Sebagai kota yang terbuka, kita juga harus membuka diri terhadap Inovasi dan kebijakan baru. Oleh karena itu, untuk jabatan sekot ini, kita ambil kebijakan proses jadi sekot secara terbuka karena bukan hanya Ambon milik Maluku tapi milik indonesia,” kata Louhenapessy kepada wartawan di Hotel Amaris, Jalan Diponegoro, Senin (18/10/2021).

Louhenapessy berharap, siapapun yang terpilih menjadi Sekot dan kadis memiliki nilai hidup yang berkualitas.

Baca Juga  Tingkatkan Sistem Pengelolaan Sampah, Pemkot Ambon Teken MoU dengan Tetra Tech ARD

“Kita berharap dapat pimpinan yang betul-betul handal, kredible, akuntabel dan bertanggung jawab karena itu seleksi secara terbuka bagi siapa saja yg memenuhi persyaratan,” tandasnya.

Untuk diketahui, Seleksi terbuka dilaksanakan untuk mengisi jabatan Sekot Ambon menggantikan A.G Latuheru yang akan memasuki purna bakti pada 1 Desember 2021 mendatang.

Dan juga mantan Kepala DLHP Kota Ambon, Lucia Izaak yang sebelumnya pensiun dini lantaran terjerat kasus korupsi dan Kepala Dinas Pendidikan, Fahmi Salatalohy yang berganti posisi menjadi asisten I pada Sekretariat Kota.

Seleksi akan berlangsung mulai 18 Oktober hingga 22 Oktober 2021 di Hotel Amaris bagi Sekot Ambon dan Balai Kota Ambon untuk seleksi kepala dinas.

Baca Juga  Masyarakat Desa Capalulu Ancam Demo di Kantor Inspektorat

Metode pelaksanaan terbuka yang dilakukan dibagi menjadi tes psikologi kepribadian, tes kepemimpinan, leadership discusion, wawancara kompetensi, dan analisa kasus. (nicolas)

No More Posts Available.

No more pages to load.