Gol ini berawal dari kesalahan Havertz yang operannya justru jatuh ke kaki Christian Eriksen. Eriksen kemudian melepaskan umpan terobosan kepada Rashford yang bergerak dari kiri. Rashford kemudian melepaskan tembakan ke arah tiang jauh dan bola masuk gawang.
Namun keunggulan MU tak bertahan lama. Tak sampai satu menit, Arsenal langsung membalas. Martin Odegaard menerima bola dari Martinelli dan cukup leluasa untuk melepaskan tembakan.
Memasuki babak kedua, sebuah serangan MU menghasilkan peluang untuk tim tamu. Tembakan Anthony Martial ditepis oleh Aaron Ramsdale. Bola muntah disambar Rashford, tapi diblok Saliba.
Arsenal sempat mendapat penalti pada menit ke-59 setelah Havertz ditekel Aaron Wan-Bissaka. Namun, setelah mengecek VAR, wasit Anthony Taylor membatalkan keputusan tersebut.
Odegaard menggiring bola di area kotak penalti MU dan mencari ruang tembak. Odegaard kemudian melepaskan tembakan, tapi mengarah tepat ke Onana.
Arsenal nyaris mencetak gol pada menit ke-82. Serangan yang dibangun Arsenal diakhiri Jesus dengan umpan mendatar kepada Bukayo Saka yang ada di depan gawang. Namun sepakan Saka diblok oleh Onana.
Alejandro Garnacho sempat menjebol gawang Arsenal pada menit ke-88 usai menerima bola terobosan Casemiro. VAR melakukan pengecekan dan gol dianulis karena Garnacho ada dalam posisi offside.











