21 Hari Karhutla di Wailulu Belum Padam, 100 Hektare Lahan Terbakar dan Warga Mulai Kekurangan Makanan

oleh -62 Dilihat
Lebih dari tiga pekan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus berlangsung. Kobaran api yang belum berhasil dipadamkan itu diperkirakan telah melahap lebih dari 100 hektare lahan, termasuk kebun warga yang ditanami sejumlah tanaman bernilai ekonomi.

Porostimur.com, Masohi — Api belum juga menyerah di hutan Desa Wailulu, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku. Lebih dari tiga pekan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus berlangsung. Kobaran api yang belum berhasil dipadamkan itu diperkirakan telah melahap lebih dari 100 hektare lahan, termasuk kebun warga yang ditanami sejumlah tanaman bernilai ekonomi.

Di tengah kepulan asap dan bara yang masih menyala, warga justru harus melakukan pemadaman secara mandiri dengan peralatan seadanya.

Bahkan, sebagian warga terpaksa bertahan di kawasan hutan untuk menjaga agar api tidak merembet dan menghanguskan lebih banyak kebun.

Kondisi tersebut disampaikan Kepala Pemerintah Negeri atau Desa Wailulu, Muslim Tounussa, Minggu (6/9/2026).

“Karhutla sudah terjadi 21 hari lebih di hutan desa dan api belum berhasil dipadamkan. Area yang terbakar diperkirakan mencapai 100 hektar lebih,” kata Muslim.

Baca Juga  Terkendala Izin Kawasan Mangrove, Pembangunan KNMP Dehe Dialihkan ke Tataleka

Menurutnya, kebakaran telah terjadi sebelum 17 Agustus 2026 dan hingga Minggu (6/9/2026) masih belum sepenuhnya padam.

Persoalannya menjadi semakin serius karena lahan yang terbakar bukan sekadar kawasan hutan, tetapi juga kebun masyarakat.

Pala, cengkih, kelapa hingga durian menjadi bagian dari tanaman warga yang ikut dilalap api.

No More Posts Available.

No more pages to load.