3 Atlet PON Mundur Dari Pelatda, IMORI Salahkan Pemerintah Provinsi Maluku

oleh -26 views

Porostimur.com | Ambon: Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Olahraga Indonesia Dewan Pengurus Wilayah Maluku (IMORI DPW MALUKU) mengatakan, pengunduran diri 3 orang atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2022-Papua dari Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Maluku adalah kegagalan pemerintah Provinsi Maluku.

IMORI mensinyalir, persoalan tersebut berkaitan dengan ketidak jelasan bonus atlet yang dipolitisasi.

Sadam Kelwarani sebagai Ketua Umum yang baru saja menahkodai IMORI Maluku, menilai bahwa pemerintah Provinsi Maluku kurang serius dalam merespon persolan olahraga.

Sadam menjelaskan, hari ini kurang lebih tersisa 25 hari lagi pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021- Papua yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 2 Oktober 2021. Multieven empat tahunan yang bakal digulirkan pada empat klaster yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke tersebut. Provinsi Maluku menyertakan 43 atlet dari 14 cabang olahraga.

Ia menambahkan bahwa sebelumnya atlet Pelatda berjumlah 46 orang, namun karena polemik dan ketidak jelasan bonus atlet yang enggan diungkapkan pemerintah provinsi, sehingga 3 atlet diantaranya mengundurkan diri, yakni dua atlet dari cabor dayung dan satu atlet dari cabor wushu.