4 Alasan Tidak Boleh Asal Ikut Menghujat di Media Sosial, Ada Jejak Digital

oleh -334 views

Porostimur.com, Ambon – Perkembangan berita online memang sangat luar biasa masif, baik dari sisi kecepatan penyebaran informasi maupun respon dari warganet. Bukan hanya lewat situs berita resmi, seringkali perbincangan pun melebar ke media sosial hingga menimbulkan berbagai komentar. 

Efeknya, komentar yang ada juga bisa mengarah pada perselisihan di dunia maya hingga membuat orang malah saling menghujat satu sama lain. Namun, seharusnya hasrat untuk menghujat bisa cepat diredam, setidaknya dimulai dari diri sendiri. 

Berikut ini empat alasan kenapa kita tidak boleh ikut-ikutan menghujat orang lain di media sosial. Ingat, tulisanmu adalah harimaumu.

1. Jejak digital tetap terekam meski sudah diedit atau dihapus

Sadar atau tidak, kita memiliki rekam jejak di media sosial yang hampir mustahil dihilangkan. Meski unggahan dapat disunting atau bahkan dihapus, tapi bisa saja orang lain sudah merekamnya lebih dulu sebagai bukti. 

Bahkan percakapan dalam kolom komentar pun bisa disimpan dan dibagikan pada pihak lain. Hal-hal semacam inilah yang bisa menimbulkan masalah baru di kemudian hari hingga perlu diantisipasi sejak awal.

Baca Juga  Panitia Matangkan Pelantikan DPD I Golkar Maluku, Boy Sangadji: Tunggu Jadwal Ketum

2. Hanya akan membuat permasalahan semakin melebar

Pada dasarnya menghujat sama saja bentuk penghinaan pada orang lain. Apalagi jika dilakukan di media sosial yang notabene lawan debatnya tidak saling kenal. Meski niatnya sekadar beropini, tapi perselisihan bisa memicu masalah makin melebar.

No More Posts Available.

No more pages to load.