50 Wartawan di Kota Ambon Jalani Vaksinasi Covid-19

oleh -36 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Vaksinasi COVID-19 secara massal bagi pelayanan publik Kota Ambon, telah dilaksanakan pada Rabu,(17/3/2021), bertempat di gedung Sporthall, Karang Panjang-Ambon.

Di pertengahan kegiatan, kepada awak media, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, drg. Wendy Pelupessy, M.Kes, menjelaskan tentang target vaksinasi.

“Target untuk vaksin itu ada tahapannya, untuk Nakes itu kan sudah selesai Tahap I, itu kita dapat 92,8% karna ada beberapa yang masih tertunda. Sedangkan tahap II itu Lansia. Lansia itu 22.553, kemudian pelayanan publik ini 50 ribu, targetnya sampai bulan April. Sedangkan katong punya keseluruhan mulai dari Nakes sampai dengan sekarang itu 11.100,” ungkap Kadis.

“Jadi yang kemarin 800 itu tertunda, karena waktu itu ada yang Hipertensi, dan fungsinya masih 140 per 90. Belum di kasih kelonggaran-kelonggaran kriteria, jadi mereka masih belum divaksin, tapi sekarang Mereka-mereka itu sudah kembali divaksin,” ungkapnya.

Link Banner

Kadis menjelaskan, ada yang tertunda karena terkonfirmasi belum tiga bulan.

Baca Juga  Pilgubmal, KPU Kota Ambon gelar bimtek PPDP 3 kecamatan

“Yang pertama terkonfirmasi kan tidak bisa, dilonggarkan berarti tiga bulan terkonfirmasi sudah bisa, dan mereka-mereka itu yang saat ini divaksin kembali,” ujarnya.

Di tempat tersebut, terlihat sejumlah wartawan yang sudah siap untuk didaksinasi. Dari penyampaian Kadis, selain wartawan ada juga dari pimpinan OPD dan seluruh pelayanan publik.

“Di perkirakan ada 50 wartawan yang sudah mendaftar. Jadi harus terdaftar dulu, sehingga pada waktu NIK di kasih masuk, itu namanya muncul. Dan dari data yang di kasih, sementara ada 50 orang, karena hari ini belum selesai. Nanti malam baru kita bisa pilah, mana yang media dan mana yang bukan media, karena ketika masuk, di hitungnya seperti itu,” bebernya.

Baca Juga  120 Pendamping PKH Ikut Diklat P2K2/FDS BBPPKS Jayapura

Kadis menambahkan, selain wartawan ada juga dari pimpinan OPD dan seluruh pelayanan publik.

“Ada juga dari pimpinan OPD dan seluruh pelayan publik, seperti Pol PP, Perhubungan, persampahan, yang memang betul-betuul mereka berhubungan dengan publik,” pungkasnya.

Di akhir kata Kadis sampaikan, total yang sudah di dapatkan ialah 1.100. (valen)