7 Smelter Baru Dijadwalkan Beroperasi Tahun ini, 2 di Maluku Utara

oleh -14 Dilihat

Porostimur.com, Jakarta – Pemerintah mengejar tambahan fasilitas pemurnian alias smelter. Tahun ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan sebanyak 2 smelter terintegrasi anyar bisa beroperasi tahun ini.

Kedua smelter terintegrasi yang dimaksud meliputi Pabrik Feronikel Halmahera Timur (P3FH) PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang berlokasi di Maluku Utara, dan smelter milik PT Sebuku Iron Lateritic Ores (SILO) di Kalimantan Selatan. 

Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba), Kementerian ESDM, Sugeng Mujiyanto mengatakan, Kementerian ESDM bakal memfokuskan seluruh upaya fasilitasi dan debottlenecking pada aspek perizinan, penguasaan lahan, pendanaan, pasokan energi, serta aspek lainnya yang terkait untuk mendukung proyek  smelter yang terintegrasi.

Baca Juga  Israel Kerahkan 20 Kendaraan Militer ke Hebron, Netanyahu Berlakukan Lockdown di Tepi Barat

Untuk tujuan ini, Kementerian ESDM akan melanjutkan beberapa program seperti market sounding sebagai upaya fasilitasi pada aspek pendanaan, koordinasi intensif dengan PT PLN (Persero) sebagai upaya fasilitasi pada aspek pasokan energi, dan Koordinasi lintas Kementerian/Lembaga sebagai upaya fasilitasi dan debottlenecking pada seluruh aspek yang terkait.

“Sehubungan dengan terbitnya UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara, kewenangan Kementerian ESDM dalam hal pengawasan atas pembangunan serta pelaksanaan operasi fasilitas pemurnian mineral hanya dapat dilakukan terhadap fasilitas pemurnian yang terintegrasi dengan kegiatan penambangannya (integrated),” imbuh Sugeng pekan lalu.