8 Hari Jelang Pencoblosan, Elektabilitas ZADI-IMAM Unggul di Pilkada Kepulauan Sula

oleh -143 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Paslon No Urut 2, Zulfahri Abdullah – Ismail Umasugi (ZADI-IMAM) makin unggul di detik-detik 8 hari lagi menjelang Pilkada Kepulauan Sula, 9 Desember mendatang.

Peluang paslon Nomor Urut 2 ini makin jelas terlihat bahkan merekapun berada di atas angin. Masyarakat jelas berbicara bahwa pada hari pencoblosan akan memilih putra asli Sula, Zulfahri Abdullah – Ismail Umasugi (ZADI-IMAM).

Pasalnya masyarakat tak puas atas kinerja petahana saat memimpin yang mencapai angka survei 40 persen. Masyarakat juga merasakan bahwa kini saatnya Kepulauan Sula dipimpin oleh putra asli Sula, setelah selama 15 tahun usia kabupaten ini, dipimpin oleh para pendatang.

Paslon  yang memakai jargon Sula Bermartabat ini sangat berpotensi menang dan unggul dari Paslon HT-Umar maupun Paslon FAM-SAH. Hal ini terungkap dalam release temuan salah satu lembaga survei di Indonesia dalam tajuk Menakar Kekuatan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula yang sudah dikantongi Tim ZADI-IMAM.

Link Banner

Temuan survei terakhir didapatkan pada pertanyaan terbuka (top of mind), elektabilitas ZADI-IMAM (42,8%), FAM-SAH (29%) serta HT-Umar (13,8 %). 

Uji simulasi pada pertanyaan tertutup dengan menyebutkan tiga nama paslon bupati dan wakil bupati masih menempatkan ZADI-IMAM unggul dengan elektabilitas 51,7 % dan FAM-SAH 31,1 % dan HT-Umar, 7,2% serta sisanya massa yang belum menentukan pilihan  

Baca Juga  Sah mendapatkan PPP, Pasangan Yamin Tawari dan Abdullah Taher tingal menunggu rekomendasi B1KWK dari Demokrat.

Uji simulasi dengan menggunakan spesimen kertas surat juga terlihat konsistensi elektabilitas ZADI-IMAM unggul dari dua paslon lain.

ZADI-IMAM dengan posisi Panca-Ardani (41,8 %) dan FAM-SAH (31,8 %), HT-Umar (16.4 % serta sisanya massa yang belum menentukan pilihan,” beber Direktur Kampanye ZADI-IMAM, Idzi Asrul Tabona, Rabu (2/12/2020).

Lebih lanjut, Idzi mengatakan, kuatnya tarikan elektoral ZADI-IMAM salah satunya disebabkan tingkat dikenal (popularitas) dan kesukaan (akseptabilitas) paslon ini lebih baik dari dua pasangan rival.   

Secara perorangan, Zulfahri Abdullah memiliki popularitas (96,8 %) dan akseptabilitas (95,9 %), sedangkan Fifian Adeningsi Mus popularitasnya (68,3 %) dan akseptabilitas (61 %).  Sedangkan Hendrata Thes popularitasnya (76,7 %) dan akseptabilitas (51,9 %).

Popularitas dan akseptabilitas yang baik lanjut Sekretaris DPD Partai NasDem Kepulauan Sula ini merupakan modal awal bagi paslon untuk meraih elektabilitas yang tinggi.   

Zulfahri Abdullah tergambar dari temuan survei memiliki sentimen yang lebih positif  dari segi popularitas dan akseptabilitas dibandingkan Fifian Adeningsi Mus dan Hendrata Thes.  

Baca Juga  Sambang Tempat Wisata, Kasat Binmas Polres Halsel: Pengunjung Harus Taat Protokol Kesehatan

Di samping itu, masyarakat Kabupaten Kepulauan Sula menjatuhkan pilihannya kepada ZADI-IMAM beralasan bahwa paslon ZADI-IMAM diyakini bisa membawa perubahan yang lebih baik ke depan  terhadap Kabupaten Kepulauan Sula.

“Keunggulan Zulfahri Abdullah dari segi popularitas dan akseptabilitas di masyarakat sangat positif. Artinya, secara statistik ada keunggulan tingkat kesukaan di masyarakat yang lebih baik pada diri Zulfahri Abdullah. Ini modal besar untuk meraih elektabilitas yang tinggi. Tak hanya itu, pergerakan Tim Sukses/Tim Pendukung/Relawan paslon ZADI-IMAM sangat luar biasa yakni mencapai 70,3 %,” terang pria yang biasa disapa dengan nama Idzi ini optimis. 

Tingginya elektabilitas ZADI-IMAM yang sudah tembus diatas 42 % ini lanjut Idzi akan sulit dikejar kedua paslon lain.   

Hal ini disebabkan jarak (inteval) elektabilitas yang sudah berada di angka 30 %. Selain itu, waktu yang tersisa sudah semakin dekat pemilihan digelar, hanya bersisa delapan hari.  

Dengan jarak elektabilitas yang dapat dikatagorikan secara statistik unggul signifikan tersebut, maka paslon ZADI-IMAM berpotensi besar keluar sebagai pemenang pada pesta demokrasi yang akan dilangsungkan 9 Desember 2020.  

Baca Juga  Judika dan Murad Duet di Pesta Rakyat Orang Basudara

Survei  yang dilakukan dengan melibatkan 840 responden yang tersebar di seluruh kabupaten Kepulauan Sula dengan marjin of error +/-3, 5 % dengan selang kepercayaan 95 %. Metode penelitian dengan menggunakan multistage random sampling dan peneliti lapangan semuanya berstatus mahasiswa. 

“Apalagi berdasarkan survey banyak masyarakat tidak puas dan kecewa dengan kinerja Hendrata Thes atau sang petahana, angkanya sampai 40 persen. Bahkan saat diwawancarai ditanya siapakah yang akan dipilih saat hari H pencoblosan?, para responden jelas menyebutkan nama ZADI-IMAM. Sementara untuk swing voters atau suara mengambang hanya 6,4 persen. Alasan masyarakat memilih ZADI-IMAM karena berkeinginan Kepulauan Sula memiliki perubahan lebih baik. Meskipun dalam suasana covid ini dipastikan antusias pemilih lebih tinggi dalam pilkada Kepulauan Sula ini. Ya bisa kita lihat dari tingginya angka survei ini ibaratnya Paslon No 2 Zulfahri Abdullah – Ismail Umasugi ini ‘siap dilantik’ saja,” jelasnya. (red)