921 Gempa Susulan Guncang Sulut–Malut, Daryono Ungkap Penyebabnya

oleh -8 Dilihat
Edukator kebencanaan dari Pusat Studi Gempa Nasional (PuSGeN), Daryono, menjelaskan bahwa tingginya aktivitas gempa di Laut Maluku dipicu kondisi tektonik yang sangat kompleks.

Laut Maluku Zona Gempa Aktif

Edukator kebencanaan dari Pusat Studi Gempa Nasional (PuSGeN), Daryono, menjelaskan bahwa tingginya aktivitas gempa di Laut Maluku dipicu kondisi tektonik yang sangat kompleks.

Wilayah ini berada di pertemuan tiga lempeng besar, yakni Eurasia, Pasifik, dan Indo-Australia, yang saling berinteraksi dalam ruang yang relatif sempit.

“Yang membuatnya unik adalah adanya subduksi ganda, di mana kerak samudra Laut Maluku menunjam ke dua arah sekaligus, ke Busur Sangihe dan Busur Halmahera,” jelasnya.

Selain itu, terjadi pula tabrakan busur kepulauan (arc–arc collision) yang menyebabkan batuan terjepit dan membentuk banyak sesar aktif.

Akibatnya, kawasan ini memiliki karakter gempa yang beragam, mulai dari gempa dangkal hingga sangat dalam, dengan frekuensi kejadian yang tinggi.

Baca Juga  Klasemen Liga Inggris Pekan Kelima: Man City Sempurna, Arsenal Tumbang 0-3

Masyarakat Diminta Tetap Tenang

Daryono menegaskan bahwa aktivitas gempa di Laut Maluku tidak hanya dipengaruhi oleh posisi di jalur cincin api, tetapi juga oleh struktur geologi yang kompleks dan berlapis.

Karena itu, masyarakat diimbau tetap tenang namun waspada, serta mengikuti arahan dari pemerintah dan otoritas kebencanaan setempat.

Kewaspadaan dan kesiapsiagaan dinilai menjadi kunci untuk meminimalkan risiko di tengah masih tingginya aktivitas seismik di kawasan tersebut. (Tim)

No More Posts Available.

No more pages to load.