Porostimur.com, Brussels – Menteri luar negeri (menlu) dari Swedia dan Finlandia mengadakan pembicaraan dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) untuk secara resmi memulai proses bergabung dengan aliansi militer tersebut, Senin (4/7/2022).
Melansir AFP, negosiasi yang dipimpin oleh Menlu Swedia Ann Linde dan Menlu Finlandia Pekka Haavisto dimungkinkan setelah Turki mencabut keberatan pekan lalu. Ankara merupakan salah satu anggota NATO yang menolak keras kedua negara.
Para duta besar dari 30 negara anggota NATO akan menandatangani protokol aksesi untuk Swedia dan Finlandia pada Selasa (5/7/2022). Ini akan membuka periode selama berbulan-bulan bagi negara-negara aliansi untuk meratifikasi keanggotaan mereka.
Setelah serangan Rusia ke Ukraina pada 24 Februari lalu, Swedia dan Finlandia secara paralel mengumumkan niat mereka untuk menjatuhkan status non-blok militer mereka dan menjadi bagian dari NATO. KTT NATO di Madrid pekan lalu mendukung langkah itu dengan mengeluarkan undangan kepada kedua negara.
Sebelumnya Turki menolak keanggotaan Swedia dan Finlandia karena Presiden Recep Tayyip Erdogan menuduh kedua negara sebagai surga bagi militan Kurdi yang ingin dia hancurkan, dan karena mempromosikan “terorisme”.




