Porostimur.com, Kyiv – Rentetan serangan rudal menghantam ibu kota Ukraina, Kyiv dan kota-kota lainnya pada Senin (10/10). Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa (UE) Josep Borrell mengatakan “sangat terkejut” dengan serangan rudal yang dilancarkan Rusia tersebut.
“Kami mendukung Ukraina. Dukungan militer tambahan dari UE sedang dalam perjalanan,” katanya, tampaknya mengacu pada pendanaan tahap baru yang akan disetujui oleh UE untuk pengeluaran militer untuk Ukraina.
“Ukraina berada di bawah serangan rudal. Ada informasi tentang serangan di banyak kota di negara kita,” kata Kyrylo Tymoshenko, wakil kepala kantor presiden, di media sosial, seraya menyerukan penduduk untuk “tetap berada di tempat perlindungan”.
Sebelumnya, serangan terakhir Rusia di Kyiv terjadi pada 26 Juni lalu.
“Ini adalah hari ke-229 dalam perang skala penuh. Ini adalah hari ke-229 mereka berusaha membinasakan kami dan menghapus kami dari muka Bumi. Seperti itu, singkatnya,” tegas Zelensky dalam pernyataan terbaru via Telegram, seperti dilansir CNN dan Reuters, Senin (10/10/2022).
“Di seluruh Ukraina, sirene serangan udara tidak mereda. Roket-roket terus menghantam,” ujar Zelensky dalam pernyataannya, merujuk pada serangan rudal yang menghujani berbagai wilayah Ukraina sejak ledakan mengguncang jembatan Crimea, yang oleh Moskow disebut didalangi oleh Kiev.




