DI MEJA RINDU
Di meja yang sepi itu
secangkir kopi
mengepul asap dengan gembira
tercium aroma rindu
Fas bunga
tamplak meja bermotif wajah murung
asbak butuh ditemani
di kepala hanya ada
jalan menuju pulang yang hilang
Telah hilang jalan berpulang kedamian kedamaian, keramaian
seperti anak kecil yang kehilangan ibu
sementara tubuhnya masih butuh asi dan kasih
Tahoku, 14 Juni 2023
======
KAU DAN POHON ITU
Kursi di bawah pohon itu
selalu termenung sendiri
dengan tubuh yang berdebu
sesekali bersih ketika angin datang bertamu
Bila aku tidak dirayu oleh kesibukan
aku sempatkan diri untuk mendatanginya
meraba kembali pelukan yang menghangatkan
memulangkan kembali raut senyummu
yang terlukis romantis dalam ingatan
Kau dan pohon itu
adalah dua hal yang tak dapat dipisahkan seperti aku yang terbuai dalam kenangan
Seith, 8 Juni 2023
======
Firman Wally pria kelahiran Tahoku 03 April 1995. Lulusan Universitas Pattimura Ambon jurusan Sastra dan Bahasa Indonesia. Namanya sudah tergabung kurang lebih 60 antologi bersama. Antologi tunggalnya “Lelaki Leihitu” “Kutemukan Penyesalan di Setiap Kehilangan” dan “Menghibur Luka”. Puisi-puisinya pernah dimuat di berbagai redaksi baik online maupun cetak: APAJAKE, SEMESTA SENI, ELIPSIS, Poros Timur dll. Kini aktifitasnya sebagai pengajar.









