600 Perempuan Pakistan Dijual untuk Jadi Istri Melalui Kawin Paksa di China

oleh -6 Dilihat

Informasi tersebut mencakup nomor KTP, nama suami mereka di China, dan tanggal pernikahan, yang terjadi selama tahun 2018 sampai April 2019

Porostimur.com | Islamabad: Sedikitnya 600 perempuan warga negara Pakistan dijual untuk dijadikan istri ke China  selam 18 tahun terakhir.

Kasus tersebut terungkap setelah pihak berwenang Pakistan menggelar investigasi dan penyelidikan, demikian dikabarkan ABC Australia,  Kamis (5/12/2019).

Namun, pemerintah Pakistan mengakui usaha untuk membebaskan jerat perkawinan paksa serta setengah perbudakan tersebut mendapat banyak hambatan.

Para penyelidik sudah memiliki daftar 629 perempuan Pakistan yang tercatat dalam sistem manajemen perbatasan, yang mencatat semua perjalanan ke luar negeri lewat bandara.

Informasi tersebut mencakup nomor KTP, nama suami mereka di China, dan tanggal pernikahan, yang terjadi selama tahun 2018 sampai April 2019.

Baca Juga  Jalan Tak Kunjung Dibangun, Warga Inamosol Tagih Janji Gubernur Maluku

Menurut sebuah sumber kepada kantor berita Associated Press, daftar itu dikumpulkan bulan Juni 2019 namun dihentikan karena adanya tekanan dari pejabat pemerintahan Pakistan.

Saleem Iqbal adalah seorang pegiat beragama Kristen yang membantu orangtua menyeleamatkan anak-anak perempuan mereka dari China dan mencegah mereka dijual ke sana.