Porostimur.com, Yahukimo – Nama Elkius Kobak kembali mencuat setelah aparat keamanan menudingnya sebagai dalang sejumlah aksi kekerasan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Sejumlah catatan menunjukkan keterlibatan kelompok Elkius dalam berbagai penembakan dan penyerangan yang menewaskan aparat maupun warga sipil sepanjang tahun 2025.
TNI Jadi Sasaran Serangan
Pada Rabu (1/3/2025), kelompok Elkius menyerang anggota TNI di kilometer 4, Jalan Paradiso, Distrik Dekai.
Serangan itu menewaskan seorang prajurit, sementara dua lainnya mengalami luka-luka. Insiden tersebut menjadi awal dari rangkaian aksi berdarah di wilayah Yahukimo.
Tidak berhenti di situ, pada Senin (16/6/2025), kelompok bersenjata ini kembali menembak mati Serka Segar Mulyana, Babinsa Kodim 1715/Yahukimo.
Saat itu korban baru keluar dari rumah sakit menuju Kodim, namun disergap di Jalan Seradala kilometer 4. Pada hari yang sama, anak buah Elkius juga menyerang pekerja di Kampung Samboga, Distrik Seradala, menewaskan satu orang dan melukai satu lainnya.
Guru dan Warga Sipil Ikut Jadi Korban
Aksi kelompok Elkius tidak hanya menyasar aparat. Pada Jumat (21/3/2025), kelompok ini disebut sebagai pelaku penembakan guru di Distrik Anggruk, Yahukimo. Penyerangan itu menewaskan seorang guru, sementara enam lainnya luka-luka.





