Porostimur.com, Kanada – Kanada bersama 20 negara mengeluarkan pernyataan bersama yang mendesak perlindungan bagi jurnalis yang bertugas di Jalur Gaza, Palestina. Pernyataan itu juga menuntut agar Israel membuka akses bagi media asing independen ke wilayah tersebut.
Pernyataan Bersama 21 Negara
Global Affairs Canada merilis pernyataan pada Jumat (26/9/2025) yang didukung oleh Australia, Belgia, Chili, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Islandia, Irlandia, Liechtenstein, Luksemburg, Belanda, Norwegia, Qatar, Slovenia, Swedia, Swiss, dan Inggris.
“Pada Kamis (24/9/2025) di tengah Pekan Tingkat Tinggi Majelis Umum PBB, Prancis bersama Reporters Without Borders menyelenggarakan acara khusus untuk menekankan perlindungan terkait situasi jurnalis di Gaza. Di akhir acara ini, pernyataan ini didukung oleh 21 negara,” tulis pernyataan itu, dikutip dari Antara, Sabtu (27/9/2025).
Perlindungan Jurnalis dan Akses Informasi
Dalam pernyataan tersebut, negara-negara pendukung menegaskan telah berdiskusi dengan masyarakat sipil terkait perlindungan jurnalis dan akses informasi di Gaza.
“Kami memberikan penghormatan kepada para jurnalis yang tewas dan terluka di Gaza saat menjalankan tugas-tugasnya,” tegas pernyataan itu.
Negara-negara tersebut menekankan bahwa perlindungan jurnalis harus dijamin sesuai hukum humaniter internasional.









