New York Times Sebut Iran Menang Perang, Trump Ngamuk

oleh -317 views
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengecam keras pemberitaan The New York Times (NYT) terkait perang antara Amerika Serikat dan Iran yang dinilai menyesatkan publik.

Porostimur.com, Washington – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengecam keras pemberitaan The New York Times (NYT) terkait perang antara Amerika Serikat dan Iran yang dinilai menyesatkan publik.

Trump menuding media tersebut menyebarkan “berita palsu” dengan menggambarkan Iran seolah-olah berada dalam posisi menguntungkan dalam konflik yang tengah berlangsung.

Dalam unggahan di Truth Social, Trump menyatakan bahwa narasi yang dibangun NYT tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Bagi orang-orang yang masih membaca New York Times yang gagal, Anda akan berpikir bahwa Iran sebenarnya menang, atau setidaknya berkinerja cukup baik,” tulis Trump.

Bantah Iran Unggul dalam Perang

Trump menegaskan bahwa Iran justru telah mengalami kehancuran besar secara militer. Ia menuduh NYT sengaja memutarbalikkan fakta dan menyesatkan opini publik.

Baca Juga  Tiga OPD di Halmahera Selatan Mulai Terapkan Manajemen Talenta

“Itu tidak benar, dan The New York Times tahu bahwa itu berita palsu,” tegasnya.

Ia bahkan mempertanyakan integritas media tersebut dan menuntut permintaan maaf atas pemberitaan yang dianggap merugikan dirinya dan Amerika Serikat.

“Kapan media korup ini meminta maaf atas kebohongan mereka terhadap saya, pendukung saya, dan negara kita? Apakah mereka tidak punya rasa malu?” lanjutnya.

Editorial NYT Kritik Kebijakan Trump

Sebelumnya, dewan redaksi NYT menerbitkan editorial yang mengkritik langkah Trump dalam menangani konflik dengan Iran. Dalam tulisan tersebut, kebijakan Trump dinilai gegabah dan berisiko membawa Amerika Serikat ke dalam kemunduran strategis.

No More Posts Available.

No more pages to load.