Porostimur.com, Jailolo — Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Matui ditetapkan sebagai pilot project pengembangan koperasi berbasis masyarakat di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar). Langkah ini diharapkan menjadi model penguatan ekonomi desa melalui pengelolaan potensi lokal yang berkelanjutan.
Ketua Kopdes Desa Matui Sadam Gani, menjelaskan bahwa koperasi yang dipimpinnya lahir dari semangat gotong royong warga dan kini berperan penting dalam meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat.
“Tujuan dan peran Kopdes ini sebagai pilot project adalah menjadi model pengembangan kelembagaan ekonomi desa yang mampu meningkatkan kapasitas produksi dan pemasaran hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan, serta mengoptimalkan sumber daya lokal dengan prinsip gotong royong dan kemandirian,” ujarnya.
Fokus pada Transparansi dan Digitalisasi
Menurut Sadam, Koperasi Desa Merah Putih Matui kini menjadi percontohan bagi koperasi lain di Halmahera Barat, terutama dalam hal transparansi manajemen usaha dan penerapan sistem digitalisasi pelayanan anggota.
“Program utama kami meliputi pengembangan unit usaha simpan pinjam, distribusi bahan kebutuhan pokok, serta penguatan jaringan kemitraan dengan UMKM dan BUMDes,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga rutin menggelar pelatihan manajemen koperasi dan literasi keuangan bagi anggota agar sistem kelembagaan dapat berjalan profesional dan berdaya saing.









