Porostimur.com, Ambon – Kontingen Provinsi Maluku menutup Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri Kudus Jawa Tengah 2025 di posisi 12 dari 27 daerah yang berpartisipasi. Prestasi ini diraih di tengah keterbatasan waktu persiapan dan pembenahan internal KONI Maluku yang baru dilantik.
9 Medali dari 6 Cabang Olahraga
Kontingen Maluku berhasil meraih total 9 medali: 3 emas, 3 perak, dan 3 perunggu. Perolehan medali berasal dari beberapa cabang olahraga, antara lain:
- Kempo: 3 emas, 1 perunggu
- Karate: 3 perak
- Pencak Silat: 2 perunggu
Ketua KONI Maluku, Sam Latuconsina, menekankan bahwa tidak ada target khusus yang dibebankan pada para atlet. Namun semangat ‘bakalai’ atau keberanian khas Maluku menjadi kunci keberhasilan.
“Kalau perkara bakalai, itu Maluku punya, apalagi bakalai par nama baik daerah, jadi bakalai yang batul, pulang bawa hasil untuk nama baik daerah,” ujar Sam.
Prestasi Tanpa Tekanan, Modal untuk PON 2028
Komandan Kontingen Maluku, Alberth Fenanlampir, mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian atlet Maluku.
“Bersyukur, di tengah keterbatasan KONI Maluku dan pemerintah daerah, kita bisa memberikan kontribusi baik bagi daerah. Ini juga menjadi embrio menuju PON 2028 di NTT dan NTB,” katanya.
Sam Latuconsina menambahkan, prestasi ini menandai kebangkitan olahraga Maluku setelah sebelumnya mengalami periode stagnasi.
“Saya melihat olahraga di Maluku mulai bangkit, ini hal yang harus dibanggakan. Ke depan, persiapan untuk PON 2028 harus lebih maksimal lagi, agar prestasi kita semakin membanggakan,” tegas Sam. (red)





