Langgar Gencatan Senjata, Israel Bombardir Lebanon Selatan, 10 orang Tewas

oleh -8 views
Israel melanggar gencatan senjata dengan membombardir Lebanon selatan pada Jumat dan Sabtu yang menewaskan 10 orang. Foto/NNA

Porostimur.com, Beirut – Serangan udara yang dilancarkan militer Israel di wilayah selatan Lebanon kembali memicu ketegangan. Dalam dua hari berturut-turut, Jumat hingga Sabtu, sedikitnya 10 orang dilaporkan tewas di tengah situasi gencatan senjata yang masih berlaku.

Serangan ini terjadi tak lama setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata selama tiga pekan usai pembicaraan di Washington.

Serangan Beruntun di Sejumlah Wilayah

Kementerian Kesehatan Lebanon menyebut enam warga tewas dan dua lainnya luka-luka akibat serangan udara pada Jumat (24/4). Sehari berselang, empat korban jiwa kembali jatuh dalam serangan yang menargetkan kendaraan di wilayah Yahmar al-Shaqif, distrik Nabatieh.

Selain serangan udara, laporan National News Agency menyebut adanya ledakan besar di kota Khiam, serta tembakan senapan mesin ke arah pinggiran Marwahin pada dini hari.

Militer Israel menyatakan serangan tambahan dilakukan dengan menyasar apa yang mereka klaim sebagai “platform peluncur roket” milik Hizbullah di wilayah utara garis keamanan yang mereka tetapkan di Lebanon selatan.

Baca Juga  Golkar Rayakan Paskah di Senayan, Bahlil Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Warga Kembali di Tengah Ancaman

Di tengah situasi yang belum stabil, sebagian warga yang sebelumnya mengungsi mulai kembali ke wilayah selatan. Arus pergerakan terlihat dari Beirut menuju kota-kota seperti Tyre dan Nabatieh.

No More Posts Available.

No more pages to load.