Pemkot Tual Dorong Perempuan Jadi Kunci Penguatan Literasi Digital

oleh -20 views
Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tual Ratnasari Tamher, mengungkapkan bahwa sebagian besar pegiat literasi di daerah tersebut saat ini digerakkan oleh perempuan secara sukarela.

Porostimur.com, Tual – Perempuan di Kota Tual dinilai memegang peran strategis dalam memperkuat literasi digital di tengah percepatan perkembangan teknologi global menuju era 6G.

Di tengah keterbatasan akses dan kesenjangan pemahaman digital, keterlibatan perempuan sebagai penggerak literasi justru menjadi kekuatan utama dalam membangun ekosistem pengetahuan di daerah.

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tual Ratnasari Tamher, mengungkapkan bahwa sebagian besar pegiat literasi di daerah tersebut saat ini digerakkan oleh perempuan secara sukarela.

“Perempuan tidak boleh tertinggal dalam perkembangan informasi dan teknologi. Literasi menjadi kebutuhan penting agar kita mampu memahami informasi, mengambil keputusan yang tepat, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujar Ratnasari saat diwawancarai, Senin (1/06/2026).

Tantangan Akses dan Kesenjangan Digital

Ratnasari mengakui, upaya penguatan literasi digital di Tual masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait keterbatasan akses informasi dan kesenjangan pemahaman teknologi di masyarakat.

Baca Juga  Prabowo, Bahasa Perancis, dan (Lagi) Politik Deklaratif

Menurutnya, perkembangan teknologi global bergerak sangat cepat. Dunia kini tengah memasuki tahap pengembangan 6G sebagai generasi lanjutan dari 5G.

Ia mencontohkan, Tiongkok telah melakukan uji coba Pre-6G di Nanjing pada April 2026 dengan kecepatan yang diklaim 10 kali lipat dari 5G. Sementara Jepang mencatat uji transmisi data mencapai 112 Gbps.

No More Posts Available.

No more pages to load.