Porostimur.com, Jailolo – Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) mulai mengambil langkah tegas menyikapi keluhan sejumlah kepala desa yang mengaku mengalami kesulitan saat melakukan penarikan Dana Desa (DD) di bank mitra pemerintah.
Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), Pemkab Halbar akan mengevaluasi sejumlah bank yang selama ini menjadi tempat penyimpanan rekening pemerintah desa.
Kepala DPMPD Halbar Fadli Husen, mengatakan evaluasi dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari sejumlah kepala desa terkait hambatan dalam proses penarikan Dana Desa.
“Jadi mau evaluasi beberapa bank yang ada rekening desa. Karena ada keluhan dari kepala desa yang kesulitan melakukan penarikan uang di bank,” ungkap Fadli, Rabu (9/9/2026).
Menurut Fadli, persoalan tersebut menjadi perhatian serius karena Dana Desa merupakan anggaran negara yang diperuntukkan bagi kepentingan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.
Karena itu, proses pencairan maupun penarikan anggaran tersebut semestinya tidak mengalami hambatan yang dapat mengganggu pelaksanaan program pemerintah desa.
Pemda Pertimbangkan Satu Bank untuk Rekening Desa
Fadli mengatakan, evaluasi terhadap bank mitra pemerintah tersebut tidak menutup kemungkinan berujung pada perubahan pola penempatan rekening desa di Halbar.









