Dirjen KKP Dorong Produksi 9.500 Ton Ikan dan Penerapan Penangkapan Ikan Terukur di Tual

oleh -9 Dilihat
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Lotharia Latif, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari hubungan persahabatan dan kerja sama internasional antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah RRT, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.

Porostimur.com, Tual – Implementasi kerja sama Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) melalui Technical Cooperation Guidelines (TCG) di Tual diarahkan untuk meningkatkan produksi perikanan tangkap sekaligus memperkuat penerapan kebijakan Penangkapan Ikan Terukur (PIT).

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Lotharia Latif, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari hubungan persahabatan dan kerja sama internasional antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah RRT, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.

Menurut Latif, pelaksanaan TCG tetap mengedepankan penghormatan terhadap hukum dan aturan yang berlaku di masing-masing negara. Di sisi lain, kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan pemanfaatan sumber daya ikan berlangsung secara terukur dan berkelanjutan.

Baca Juga  Karnaval Budaya Waimital Hadirkan Booth UMKM dari Bambu Bekas

“TCG bertujuan untuk mencegah terjadinya IUU Fishing, meningkatkan ketahanan pangan, meningkatkan pendapatan negara dan kesejahteraan masyarakat di sektor usaha perikanan, serta merupakan salah satu implementasi pelaksanaan Penangkapan Ikan Terukur guna menjaga keberlanjutan sumber daya ikan Indonesia,” jelas Latif.

Melalui implementasi tersebut, sebanyak 33 kapal perikanan disiapkan untuk beroperasi. Aktivitas armada tersebut juga diproyeksikan membuka lapangan kerja sekaligus meningkatkan produksi perikanan tangkap nasional.

No More Posts Available.

No more pages to load.