Porostimur.com | Buton: Satu warga Masohi, Maluku Tengah yang baru tiba di Buton Selatan dengan menumpang KM Ngapulu, meninggal dunia pada Kamis (30/4/2020), sekira pukul 05.30 WITA, kemarin.
LN (71) yang berstatus ODP Covid-19, diketahui merupakan eks penumpang KM. Ngapulu yang datang dari Masohi, Maluku itu, menggembuskan nafar terakhir di Lingkungan Mambulu, Kelurahan Jaya Bakti, Kecamatan Sampolawa, Buton Selatan (Busel)
Juru bicara Gugus Tugas COVID-19 Busel, Bakry Abdulah membenarkan hal itu. LN bersama istri, WR(61) merupakan penumpang KM. Ngapulu yang datang dari Masohi, Maluku.
Saat tiba di Buton Selatan, pasangan suami-istri itu melakukan isolasi mandiri di desa Lipu Mangau, Kecamatan Sampolawa selama tujuh hari, kemudian pindah tempat karantina di kediamannya di Kelurahan Jaya Bakti.
“Iya, benar. Hanya korban ini belum diperiksa, namun dia merupakan pasien ODP. Saat mau di rapid, pasien keburu meninggal,” kata Abdul Bakry saat di konfirmasi melalui sambungan telponnya, Jumat (1/5/2020).
Berdasarkan hasil rapid tes, istri LN, WR, juga terdapat reaktif virus COVID-19 atau positif terpapar Corona. Saat ini tim gugus masih menunggu hasil swab.
Berdasarkan informasi yang dihimpun porostimur.com, sejak tanggal 26 April 2020, LN mengalami demam dan batuk. LN sempat dilarikan ke puskesmas Sampolawa, Kamis (30/4/ 2020), pukul 07.00 Wita.




