Sihaloho akhirnya jabat Dirut PD Panca Karya

oleh -111 views

@Porostimur.com | Ambon : Perusahaan Daerah (PD) Panca Karya akhirnya mengalami penyegaran dalam tubuh kepemimpinannya.

Mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Maluku, Drs Femy Sahetapy, menjabat Ketua Dewan Pengawas menggantikan Drs Roery Moenandar.

Sementara Afras Patisahusiwa yang sebelumnya mengisi posisi Direktur Utama (Dirut) akhirnya digantikan mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Maluku, Anthonius Sihaloho.

Begitu pun dengan Yance Wenno yang sebelumnya menjabat Direktur Pemasaran dan Operasional, akhirnya digantikan Tammat R. Talaohu.

Rolling ini digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku di Lantai VI Kantor Gubernur Maluku, Jumat (21/9).

Staf Ahli Gubernur Maluku Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Halim Daties, saat menghadiri acara pelantikan dan Serah Terima Jabatan (Sertijab) dimaksud, menegaskan dalam sebuah organisasi seperti PD Panca Karya, pergantian pimpinan merupakan hal yang lumrah.

Baca Juga  Rata-rata Lama Sekolah di Kota Tual Capai 10,68 Tahun, Tertinggi Kedua di Maluku

Dimana, pergantian ini merupakan bagian dari upaya peningkatan akselerasi dan kinerja organisasi untuk merespon berbagai tuntutan lingkungan, strategi dari berbagai harapan yang berkembang di masyarakat.

Terlebih, mewujudkan peningkatan kinerja dari perusahaan itu sendiri.

Menurutnya, sertijab dimaksud merupakan upaya menumbuhkan cara pandang berusaha yang baru, sehingga mempunyai ide, tekad, kreatif dan inovatif serta berani melakukan hal yang baru.

”Atau hal yang sebelumnya belum ada dibuat menjadi ada,  dan harus berani menempuh resiko tetapi dengan manajemen yang baik dan terukur,” ujarnya.

Lebih jauh Daties mengharapkan PD Panca Karya bisa lebih memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan adanya pergantian dalam struktur kepemimpinannya.

Baca Juga  Reza Mony Soroti Hak Adat dan Ketimpangan Fiskal di LDK GMKI Ambon

”Saya berharap serah terima jabatan ini menjadi langkah strategis yang arahnya ditujukan kepada penguatan kapasitas dan kapabilitas kepemimpinan, manager dan staf. Sehingga, ke depan akan menjadi salah satu perusahaan daerah yang dapat memberikan kontribusi yang baik bagi Pendapatan Asli Daerah,” pungkasnya. (keket)