O Deru Galela

oleh -200 views

Oleh: Muhammad Diadi, Penulis, Pelaku Budaya Galela

Orang Galela menyebut perahu adalah O Deru seperti yang di catat oleh seorang misionaris Galela bernama M.J. Van Baarda dalam kamusnya yang berjudul ; GALELAREESCH-HOLLANDASCH (1895: 95-96).

Dia mencatat bahwa penyebutan perahu di Galela disebut O Deru Ma Awa (cano bercadik).

Seorang Naturalis Eropa Alfred Ruseel Wallace mencatat bahwa di semenanjung Jailolo Utara suku Alfuru dari Galela, mereka bukan ras Melayu juga bukan ras Melanesia, berwajah seperti orang Papua dikelilingi bulu-bulu, namun kulit mereka seperti orang Melayu artinya mereka bangsa Melayu Polinesia. Selain sagu dan pisang, ikan merupakan makanan pokok dan makanan khas mereka.

Orang Galela sendiri adalah (juga) para penjelajah samudera yang handal dan besar wilayahnya, yang dapat ditemukan di mana-mana di timur Kepulauan dengan perahu yang mereka buat sendiri. Mereka juga para pemburu yang handal rusa dan babi hutan, ikan penyu dan tripang (mentimun), akan tetapi mereka juga menanam padi dan jagung. Mereka tampak seperti orang Papua. Bahasanya juga dianggap bahasa Papua, tapi sebagian orang Galela sendiri berlayar dengan perahu yang cukup besar (P. Boomgaard, 2001).