Mahasiswa Pertanyakan Kasus Pengadaan Mobil Dinas Gubernur Maluku

oleh -52 views

Porostimur.com | Ambon: Sejumlah mahasiswa yang berasal dari berbagai organisasi di kota Ambon, Selasa (15/6/2021), menggelar aksi demontrasi di Kantor Gubernur Maluku.

Para demonstran yang berasal dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM), Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) kembali menyuarakan ketidak beresan proses pengadaan mobil dinas Gubernur Maluku.

Selain meminta pertanggungjawaban Gubernur Maluku, Murad Ismail tehadap dana pinjaman Rp. 700 miliar dari PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) yang peruntukannya dinilai acak-adut, para mahasiswa ini juga kembali mempertanyakan kasus pengadaan mobil dinas Gubernur Maluku yang kini tenggelam.

Sekretaris GMNI Cabang Ambon, Hasan Basri Kwairumaratu dalam orasinya mengatakan, pengadaan mobil dinas Gubernur Maluku, tidak sesuai prosedur. Menurutnya, mobil dinas yang diberi seharusnya mobil baru dan memenuhi standar-standar tertentu. Namun mobil dinas gubernur yang dibeli adalah mobil bekas.

“Terkait mobil bekas yang kemudian dibeli untuk mobil dinas Gubernur Maluku, inikan menggunakan dana APBD yang merupakan uang rakyat, jadi seharusnya dilakukan secara transparan sesuai mekanisme yang berlaku, misalnya melalui e-katalog, tapi yang dibeli justru mobil bekas, sehingga kami menduga dalam pembelian mobil dinas ini ada tindakan korupsi,” tukasnya.