Wagub Berharap Pelaksanaan Harganas Ke-29 diselenggarakan di Kota Sofifi

oleh -39 views

Porostimur.com – Sofifi: Terpuruknya kondisi ekonomi Indonesia ditengah situasi pandemi Covid-19 tentu memberikan dampak secara langsung kepada masyarakat. Oleh karena itu Pemerintah Indonesia dengan berbagai macam kebijakan dan program-programnya diharapkan dapat mengatasi persoalan-persoalan yang ditimbulkan akibat penanganan wabah yang mendera dunia saat ini.

Salah satu kebijakan pemerintah yang dinilai cukup memberikan kekuatan bagi bangsa Indonesia dalam mengahadapi pandemi Covid-19 ini adalah dengan memposisikan keluarga sebagai sumber kekuatan dalam membangun bangsa dan negara. Hal ini diungkapkan wakil gubernur Maluku Utara, M. Alyasin Ali, usai pertemuan dengan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara di Sofifi, Senin (8/11/2021).

“Sebagai elemen penting dalam masyarakat, keluarga diharapkan mampu menjadi perisai dalam menghadapi persoalan bangsa, tidak hanya dalam menghadapi kondisi pandemi Covid-19 saja tetapi juga dalam menghadapi persoalan-persoalan bangsa lainnya” ujarnya.

Baca Juga  Lepas 461 JCH, Wali Kota Ambon Tekankan Ibadah yang Ikhlas dan Kebersamaan

Selain itu, Yasin juga mengungkapkan persoalan stunting di Maluku Utara masih memerlukan perhatian serius pemerintah provinsi Maluku Utara, sebab berdasarkan Survei Status Gizi Balita Indonesia atau SSGBI, pada tahun 2019 kondisi stunting provinsi Maluku Utara meskipun turun menjadi 29,1% dari rata-rata nasional adalah 27,6%. Namun angka ini masih di atas angka toleransi WHO yaitu di bawah 20%. Karenanya komitmen  dalam menangani masalah ini penting untuk diseriusi.