Abu Jahal, salah satu tokoh terkemuka kaum kafir Quraisy, dikenal sebagai musuh utama dalam sejarah awal penyebaran Islam. Meskipun memiliki hubungan kekerabatan yang jauh dengan Nabi Muhammad SAW, ia menjadi sosok yang paling gencar menentang dakwah Nabi.
Siapakah Abu Jahal?
Mengutip buku Cerita Al-Qur’an oleh M. Zaenal Abidin, nama asli Abu Jahal adalah Amir Ibnul Hasyim. Julukan “Abu Jahal” yang berarti Bapak Kebodohan disematkan padanya karena ia menolak kebenaran dan terus-menerus memusuhi Nabi Muhammad SAW.
Menukil buku Tarikh Nabi Muhammad karya Moenawar Chalil, Abu Jahal punya hubungan keluarga yang cukup jauh dengan Nabi. Namun, itu tidak menghalangi kebenciannya.
Kisah-Kisah Upaya Abu Jahal Mencelakai Nabi
Abu Jahal dikenal kejam dan gigih dalam memusuhi Nabi Muhammad SAW. Beberapa kisah menunjukkan bagaimana ia berusaha mencelakai Nabi, namun selalu gagal berkat perlindungan Allah SWT.
Gagal Melempar Batu
Suatu kali, Abu Jahal mencoba memukul kepala Nabi Muhammad SAW dengan batu saat beliau sedang salat. Namun, saat hendak melempar, ia terlempar ke belakang.
Abu Jahal mengaku ia melihat seekor unta besar yang hendak menendangnya. Namun cerita itu tak dipercayai oleh kawan-kawannya.
Terperosok ke dalam Jebakannya Sendiri
Dalam kisah lain, Abu Jahal berpura-pura sakit keras dan meminta Nabi Muhammad SAW mengunjunginya. Nabi yang berhati mulia datang menjenguk tanpa curiga.










