Abu Jatuh, Suara Berhamburan

oleh -3 Dilihat

Tapi paparan abu selama beberapa hari tidak boleh begitu saja disebut sebagai penyebab silikosis. Bukti epidemiologi mengenai hubungan langsung antara paparan abu vulkanik dan silikosis pada manusia masih terbatas.

Untuk paparan jangka pendek, perhatian kesehatan yang lebih nyata adalah iritasi mata dan saluran pernapasan serta memburuknya penyakit pernapasan yang sudah ada.

Di sinilah ketepatan bahasa menjadi bagian dari mitigasi. Menakut-nakuti masyarakat dengan risiko yang belum terbukti sama buruknya dengan menyepelekan risiko yang sudah diketahui.

****

Persoalannya kemudian bukan kekurangan informasi, melainkan bagaimana informasi itu ditata. Dalam situasi bencana, masyarakat tidak membutuhkan banyak pintu yang masing-masing mengeluarkan pesan sendiri-sendiri.

Mereka membutuhkan satu arsitektur informasi yang jelas: apa yang terjadi, wilayah mana yang terdampak, apa bahayanya, siapa yang paling rentan, apa yang harus dilakukan, dan apa yang masih belum diketahui.

Baca Juga  Gubernur Sibuk Pencitraan, 1.819 Siswa SMA-SMK di Maluku Utara Putus Sekolah

Lembaga yang berbeda tentu mempunyai mandat berbeda. BMKG berbicara mengenai cuaca dan sebaran atmosfer; Badan Geologi mengenai aktivitas gunung api; Kementerian Kesehatan mengenai dampak kesehatan; Kementerian Perhubungan mengenai keselamatan transportasi.

No More Posts Available.

No more pages to load.